اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الأمي وعلى اله وصحبه وسلم


Salah satu amalan yang ditentang oleh sekelompok kecil orang yang sebenarnya masih sangat awam dalam ilmu agama adalah masalah mengusap wajah setelah solat. Mereka berpendapat bahwa ini adalah bid’ah kerana Nabi Muhammad SAW tidak pernah melakukan. Maka dari itu, perkara ini perlulah dijawab secara ilmiah.

Seperti yang telah banyak dibahas, adanya ditinggalkan Nabi Muhammad SAW bukan berarti perkara tersebut adalah bid’ah yang sesat @ haram @ kalau melakukan maka akan masuk neraka.

Maka dalam hal ini, seorang ulama pembenteng Ahli Sunnah wal Jamaah di Indonesia telah menjawab isu ini di dalam kitabnya berjudul al-Hujjaj al-Qath’iyyah fi Shihhah al-Mu’taqadat wa al-Amaliyyah al-Nahdliyyah, Page 66:

Adanya Rasulullah SAW itu mengusap wajahnya dengan kedua belah tangannya setelah setiap kali doa. Telah terdapat di dalam sebagian Hadis-Hadis seperti berikut:

عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا دَعَا فَرَفَعَ يَدَيْهِ مَسَحَ وَجْهَهُ بِيَدَيْه

diceritakan dari al-Saib bin Yazid dari Bapaknya bahawa Nabi SAW adanya beliau ketika berdoa mengangkat kedua belah tangannya lalu mengusap wajahnya dengan kedua belah tangan. (Riwayat Sunan Abu Daud, no. 1275)

Begitu juga disunnahkan bagi orang yang telah solat untuk mengusap wajahnya dengan kedua belah tangannya, kerana sesungguhnya solat secara bahasa adalah doa, kerana terkandung di dalamnya beberapa doa kepada Allah Yang Menjadikan Mahasuci-Nya Ta’ala. Maka barangsiapa solat maka dia benar-benar telah berdoa kepada Allah azza wajalla. Maka yang kukuh dengan ini, disunnahkan bagi orang tersebut untuk mengusap wajahnya setelah setiap kali solat.

Berkata Imam Nawawi di dalam Kitab al-Azkar:

وروينا في كتاب ابن السني ، عن أنس رضي الله عنه ، قال : كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا قضى صلاته مسح جبهته بيده اليمنى ، ثم قال : أشهد أن لا إله إلا الله الرحمن الرحيم ، اللهم أذهب عني الهم والحزن

Dan aku meriwayatkan di dalam kitab Ibn al-Sinni dari Anas RA. berkata: Adanya Rasulullah SAW ketika selesai solatnya, beliau mengusap dahinya dengan tangannya yang kanan lalu berdoa: “Aku bersaksi bahawasanya tidak ada tuhan kecuali Dia Zat Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, YA Allah, hilangkanlah dariku kesusahan dan kesedihan” (al-Azkar, 69).

Maka jadilah perkara tersebut sebagai dalil bahwa sesungguhnya mengusap wajah itu disyariatkan di dalam agama, dengan pengetahuan bahwasanya Nabi SAW juga mengamalkannya.

SUMBER: http://pondokhabib.wordpress.com/hukum-mengusap-wajah-setelah-solat/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: